Langsung ke konten utama

CHARTERED ACCOUNTANT (CA) INDONESIA

Penerimaan Anggota Utama/ Pemberian Sertifikat CA IAI

1) Permohonan untuk menjadi Anggota Utama/PenerimaSertifikat CA IAI harus diajukan secara tertulis kepada DPN yang dilakukan melalui IAI Pusat maupun IAI Wilayah dengan melengkapi persyaratan sebagai berikut:
a. mengisi formulir keanggotaan yang memuat data-data anggota, pernyataan kesediaan memenuhi kewajiban  sesuai ketentuan dalam AD/ART dan peraturan organsiasi IAI serta kesediaan untuk diproses dan menerima sanksi penegakan disiplin keanggotaan sesuai mekanisme yang berlaku dalam hal tidak memenuhi kewajibannya sebagai anggota IAI; dan
b. melengkapi dokumen administrasi pendukung sebagai berikut:
1. pas Foto 3x4 sebanyak 1 (satu) lembar;
2. kopi Register Negara untuk Akuntan;
3. Ijazah, dan
4. surat keterangan pengalaman menjalankan praktik keprofesian di bidang akuntansi baik di sektor pendidikan, korporasi, sektor publik, maupun praktisi akuntan publik;
5. buktipembayaran uang pangkal dan iuran tahunanAnggotaUtama.
c. Permohonan untuk menjadi Anggota Utama/Penerima Sertifikat CA IAIdapat dilakukan secara langsung dikantor IAI Pusat, Wilayah, maupun Knowledge Center IAI; atau secara tidak langsung dengan menyampaikan formulir pendaftaran melalui fax, email, atau online dari internet.

Ketentuan Pengalaman Praktik Keprofesian di Bidang Akuntansi Anggota Utama/Pemegang Sertifikat CA IAI

1) Pengalaman menjalankan praktik keprofesian di bidang akuntansi calon Anggota Utama/PenerimaSertifikat CA IAI dapat diperoleh dari:
a. pengalaman bekerja di bagian akuntansi pada suatu entitas;
b. pengalaman sebagai pengajar atau dosen di bidang akuntansi;
c. pengalaman sebagai auditor atau pemeriksa di bidangkeuanganpada Badan Pemeriksa Keuangan, Kementerian/Lembaga Non Kementerian, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan, atau Kantor Akuntan Publik; atau
d. pengalaman di bidang akuntansi lainnya.
2) Jangka waktu pengalaman menjalankan praktik keprofesian di bidang akuntansi calon Anggota Utama adalah minimal selama 3 (tiga) tahun.
3) Pendidikan Profesi Akuntansi diakui sebagai pengalaman menjalankan praktik keprofesian di bidang akuntansi selama 1 (satu) tahun.
4) Penilaianpengalamandibuktikandengansurat keterangan pengalaman menjalankan praktik keprofesian di bidang akuntansi baik di sektor pendidikan, korporasi, sektor publik, maupun praktisi akuntan publikditandatanganiolehpejabatberwenang;

Komentar

Postingan populer dari blog ini

eBOOK and PPT - International Accounting 6th - Mc Graw Hill

-------- [ebook]   International Accounting Sixth Edition - Doupnik Finn Gotti Presentation [PDF] International Accounting 6th Ed -MGH  🎬 -----  International Accounting Third Edition - Timothy Doupnik Hector Perera PowerPoint Presentation of International Accounting 4th Edition - Timothy Doupnik Hector Perera  (Full Chapter) CHAPTER 1 CHAPTER 2 CHAPTER 3 CHAPTER 4 CHAPTER 5 CHAPTER 6 CHAPTER 7 CHAPTER 8 CHAPTER 9 CHAPTER 10 CHAPTER 11 CHAPTER 12 CHAPTER 13 CHAPTER 14 CHAPTER 15

The Psychology of Investing 6 th John R Nofsinger

                                               The Psychology of Investing 6 th John R Nofsinger

Lulus S1 Akuntansi: Langsung Kerja, Ambil S2 atau Pendalaman Profesi Akuntan?

Lulus S1 Akuntansi: Langsung Kerja, Ambil S2 atau Pendalaman Profesi Akuntan? Dikutip dari: Jurnal Akuntansi Keuangan Ini curhat salah satu admin JAK ( behind the scene ), beberapa hari yang lalu, yang terpaksa saya dengarkan sambil membereskan peresentasi. “ Bro, entar lagi gue lulus [red: S1 Akuntansi], bagusnya langsung kerja, ambil master degree (S2) atau Pendalaman Profesi Akuntan .” Sebenarnya saya ingin becandain dia dengan pertanyaan “ memangnya kamu yakin bisa lulus tahun ini? ,” tetapi melihat usahanya yang begitu gigih untuk merampungkan skripisinya (yang sering melek sampai pagi), saya tidak tega. Hahaha…... Bisa dibilang ini pertanyaan yang lumrah, dalam pengertian bisa terjadi pada siapapun yang baru menyelesaikan S1 Akuntansi —terutama yang memiliki kesempatan untuk memilih. Akan sangat berbeda bagi mereka-mereka yang sama seperti saya—tidak punya pilihan lain selain langsung cari kerja. Lah, bisa kuliah S1 hingga kelar saja saya sudah sangat bersukur. Tapi...